PolitikSorotan

Puluhan Tahun Jalan Terabaikan, Warga Desa Lenggo Mengadu ke Kodim Polman: Pasien Masih Ditandu

375
×

Puluhan Tahun Jalan Terabaikan, Warga Desa Lenggo Mengadu ke Kodim Polman: Pasien Masih Ditandu

Sebarkan artikel ini

MafiaNews.id// Polewali Mandar// Puluhan warga Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, mendatangi Markas Kodim 1402/Polman untuk menyampaikan aspirasi terkait buruknya kondisi jalan menuju desa mereka yang tak kunjung dibangun, Senin (22/12/2025). Warga berharap ada solusi nyata atas persoalan infrastruktur yang telah mereka rasakan selama puluhan tahun.

Tokoh masyarakat dan tokoh pemuda Desa Lenggo rela menempuh perjalanan sekitar tiga jam, meski diguyur hujan, demi menyampaikan langsung keluhan yang selama ini belum menemukan titik terang. Berbagai upaya sebenarnya telah ditempuh warga, termasuk mengikuti Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Polewali Mandar beberapa waktu lalu, namun belum membuahkan hasil konkret.

Desa Lenggo berada di wilayah pegunungan dan dihuni sekitar 1.600 jiwa yang tersebar di enam dusun. Sejak puluhan tahun silam, desa tersebut belum pernah menikmati akses jalan yang layak. Kondisi ini membuat aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga mobilitas warga sangat terbatas.

Tokoh pemuda Desa Lenggo, Kasman, mengaku terharu karena aspirasi warga akhirnya diterima langsung oleh Dandim 1402/Polman, Letkol Inf Ikhwan Arifin. Ia menyebut, sejak Desa Lenggo berdiri—bahkan sejak sebelum Indonesia merdeka—masyarakat belum pernah merasakan akses jalan yang memadai.

“Kami sangat berterima kasih bisa diterima langsung oleh Bapak Dandim. Sejak dulu sampai sekarang, Desa Lenggo belum memiliki akses jalan yang layak,” ujar Kasman.

Ia menjelaskan, buruknya kondisi jalan berdampak besar terhadap kehidupan warga. Hasil panen masyarakat sering kali tidak dijual karena sulitnya transportasi. Biaya pembangunan rumah juga melonjak, lantaran harga material bisa mencapai dua kali lipat akibat mahalnya ongkos ojek.

Dampak paling serius dirasakan pada sektor kesehatan. Dalam kondisi darurat, warga yang sakit kerap harus ditandu melewati jalan setapak karena kendaraan tidak dapat menjangkau wilayah mereka. Situasi tersebut bahkan beberapa kali viral di media sosial.

Kasman juga mengungkapkan peristiwa memilukan yang pernah dialami warganya. Seorang ibu hamil disebut sempat kehilangan bayinya akibat sulitnya akses menuju fasilitas kesehatan. Kisah tersebut membuat suasana audiensi berlangsung haru dan mengundang empati.

“Kami juga warga Indonesia. Kami ingin hidup layak seperti anak-anak Indonesia lainnya,” ucapnya dengan suara bergetar.

Dari empat perwakilan warga yang menyampaikan aspirasi, seluruhnya menegaskan satu harapan utama, yakni terpenuhinya akses jalan bagi masyarakat Desa Lenggo.

Ketua DPD Desa Lenggo, Ikram, mengatakan kedatangan warga ke Kodim dilakukan dengan harapan adanya solusi melalui keterlibatan TNI.

“Kami datang ke Kodim karena berharap ada jalan keluar. Kami melihat banyak pembangunan berhasil lewat program TMMD dan Karya Bakti TNI, dan manfaatnya sangat dirasakan masyarakat,” kata Ikram.

Audiensi ini menjadi perhatian tersendiri karena baru pertama kalinya warga Desa Lenggo mendatangi Kodim 1402/Polman untuk mengadukan persoalan infrastruktur.

Hal tersebut mencerminkan besarnya harapan masyarakat agar keluhan mereka mendapat perhatian lebih luas.

Menanggapi aspirasi warga, Letkol Inf Ikhwan Arifin, S.Pd., menyampaikan empati dan apresiasi atas perjuangan masyarakat Desa Lenggo. Ia menegaskan bahwa Kodim terbuka menerima aspirasi masyarakat sebagai bentuk kepercayaan kepada TNI.

“Kedatangan bapak dan ibu hari ini menunjukkan harapan besar agar persoalan ini bisa didengar. Kami menerima aspirasi ini dengan penuh empati,” ujar Dandim.

Ia menambahkan, Kodim 1402/Polman akan menginventarisasi seluruh aspirasi yang disampaikan warga dan mengomunikasikannya dengan pemerintah daerah serta pihak terkait, agar persoalan akses jalan Desa Lenggo dapat memperoleh perhatian dan solusi yang tepat.
(Zik)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google-site-verification=6DvSpdgWc4TDIGrv5S-QzFT0oIcizTcSM5HZpI5dRSI