HukumSorotan

BNNK Polman Back Up Tujuh Pengungkapan Kasus Narkoba Sepanjang 2025

2125
×

BNNK Polman Back Up Tujuh Pengungkapan Kasus Narkoba Sepanjang 2025

Sebarkan artikel ini

MafiaNews.id | Polewali Mandar | Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar mencatat telah melakukan back up terhadap tujuh pengungkapan kasus narkoba yang ditangani Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat sepanjang tahun 2025, Selasa (23/12/2025).

Kepala BNNK Polman, Sabri Syam, mengungkapkan bahwa selama tahun 2025 pihaknya tidak melakukan pengungkapan kasus narkoba secara mandiri. Meski demikian, BNNK Polman tetap berperan aktif dengan memberikan dukungan terhadap enam hingga tujuh pengungkapan kasus yang ditangani langsung oleh BNN Provinsi Sulbar.

“Tahun ini memang tidak ada pengungkapan yang kami lakukan sendiri. Namun, kami melakukan back up terhadap pengungkapan yang ditangani BNN Provinsi,” ujar Sabri Syam saat konferensi pers rilis akhir tahun di Kantor BNNK Polman.

Selain fokus pada penindakan, BNNK Polman sepanjang 2025 lebih memprioritaskan upaya pencegahan dan pemberdayaan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan advokasi dan pembinaan keluarga di Desa Tamangalle, Kecamatan Balanipa, yang saat ini berstatus desa waspada narkoba.

Kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk workshop parenting dan diikuti oleh 20 peserta yang terdiri dari orang tua dan anak, dengan tujuan memperkuat ketahanan keluarga sebagai benteng awal pencegahan penyalahgunaan narkoba.

BNNK Polman juga melaksanakan program fasilitasi Desa Bersinar di Desa Tamangalle (status waspada) dan Kelurahan Sidodadi (status bahaya). Intervensi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, hingga pemberantasan.

Dalam bidang edukasi, BNNK Polman membentuk pendidik sebaya anti narkoba di Kelurahan Sidodadi dengan menyasar dua sekolah tingkat SLTP. Program ini melibatkan 10 guru dan 10 siswa sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah.

Program Diseminasi Informasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) juga dilaksanakan melalui berbagai metode, seperti talkshow, pertemuan tatap muka, serta pemasangan media luar ruang di satu titik strategis, yakni Perempatan Rumah Jabatan Sekda Polman, Jalan Poros Polman–Mamasa.

Sepanjang tahun 2025, BNNK Polman telah menggelar kegiatan sosialisasi dan penyuluhan P4GN di 37 titik di seluruh Kabupaten Polewali Mandar, mencakup sekolah, perguruan tinggi, instansi pemerintah, serta masyarakat umum. Total peserta mencapai 6.793 orang, meningkat hampir 200 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya sebanyak 2.568 peserta. Selain itu, implementasi dan integrasi kurikulum anti narkoba juga rutin dilaksanakan setiap pekan di tingkat SLTP dan SMA.

Koordinator Bidang Pemberantasan BNNK Polman, Aipda Acho Syaifuddin, menambahkan bahwa terdapat tujuh pengungkapan kasus narkoba oleh BNN Provinsi Sulbar yang mendapat dukungan dari BNNK Polman.

“Kasus terakhir terjadi di jasa pengiriman barang di wilayah Takatidung, dengan barang bukti 32 gram ganja yang berasal dari jalur Sumatera Utara. Selain itu, terdapat juga pengungkapan kasus sabu-sabu dengan barang bukti sekitar 400 gram,” jelasnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Pencegahan BNNK Polman, Sultan, menyampaikan bahwa saat ini terdapat lima desa dan kelurahan di Kabupaten Polewali Mandar yang berstatus waspada narkoba, yakni Desa Karama, Kelurahan Sidodadi, Desa Ugi Baru, Kelurahan Tinambung, dan Desa Tamangalle.

Iwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

google-site-verification=6DvSpdgWc4TDIGrv5S-QzFT0oIcizTcSM5HZpI5dRSI