BeritaPolitik

Presiden Prabowo Instruksikan Optimalisasi Pemadaman Karhutla di Enam Provinsi

1255
×

Presiden Prabowo Instruksikan Optimalisasi Pemadaman Karhutla di Enam Provinsi

Share this article

MafiaNews.id / JAKARTA – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, memimpin rapat terbatas membahas penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta, Senin (12/10/2026). Rapat tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Selatan dan Kalimantan Tengah, serta Pangdam dan Kapolda dari kedua provinsi tersebut.

Berdasarkan laporan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), penanganan karhutla saat ini difokuskan pada dua provinsi utama, yakni Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan. Secara keseluruhan, sekitar 639 hektare lahan di enam provinsi terdampak masih dalam proses pemadaman.

Operasi pemadaman darat melibatkan lebih dari 60.177 personel gabungan. Tingkat keberhasilan pemadaman rata-rata mencapai lebih dari 80 persen dari luas lahan yang baru terbakar setiap harinya.

Selain pemadaman darat, upaya penanganan juga diperkuat melalui operasi udara menggunakan helikopter dan pesawat untuk melakukan water bombing atau penyiraman air dari udara.

Sementara itu, kondisi karhutla di Provinsi Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik. Pemerintah juga terus mengoptimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan memanfaatkan pertumbuhan awan hujan menjelang perkiraan awal musim hujan pada pertengahan hingga akhir Oktober 2026.

Dalam rapat tersebut, Presiden Prabowo menginstruksikan agar seluruh upaya penanganan karhutla terus diperkuat. Ia meminta seluruh sumber daya yang tersedia dikerahkan secara optimal untuk mempercepat pemadaman dan mencegah meluasnya titik kebakaran.

Pemerintah berharap langkah terpadu melalui pemadaman darat, operasi udara, dan modifikasi cuaca dapat mempercepat penanganan karhutla serta menekan risiko kebakaran lebih lanjut.

Sumber: BPMI Setpres

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

google-site-verification=6DvSpdgWc4TDIGrv5S-QzFT0oIcizTcSM5HZpI5dRSI