MafiaNews.id – POLRES POLMAN – Personel Polsek Urban Wonomulyo bergerak cepat menindaklanjuti laporan dugaan tindak pidana penganiayaan menggunakan senjata tajam yang terjadi di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sabtu (27/6/2026) sekitar pukul 03.30 WITA. 
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., memimpin langsung pelaksanaan olah tempat kejadian perkara (TKP). Didampingi AIPTU Nuralim, personel piket melakukan pemeriksaan lokasi, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar TKP.
Korban dalam peristiwa tersebut merupakan seorang pelajar berinisial R.A.M. (15) yang mengalami luka terbuka pada lengan kanan akibat diduga terkena senjata tajam. Usai kejadian, korban mendapat pertolongan dari teman-temannya sebelum dilarikan ke RSUD Wonomulyo untuk menjalani perawatan medis.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, peristiwa bermula ketika korban bersama beberapa rekannya sedang berkumpul di pinggir Jalan Poros Jenderal Sudirman, Desa Banua Baru. Tidak lama kemudian, melintas sekelompok orang sambil berteriak di jalan.
Aksi tersebut diduga memicu saling provokasi yang berujung pada pengejaran terhadap korban dan teman-temannya. Saat berusaha menyelamatkan diri, korban tertinggal dan terjatuh. Dalam kondisi tersebut, korban diduga dianiaya menggunakan senjata tajam hingga mengalami luka pada lengan kanan. Setelah kejadian, rombongan terduga pelaku langsung meninggalkan lokasi.
Warga sekitar kemudian mengamankan dua orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan terduga pelaku. Saat petugas tiba di lokasi, masyarakat juga menyerahkan sebilah parang yang ditemukan tidak jauh dari TKP dan diduga milik salah seorang pelaku. Barang bukti tersebut langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan.
Kapolsek Urban Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, S.I.K., mengatakan pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut guna mengungkap pelaku utama penganiayaan.
“Kami langsung mendatangi TKP, melakukan olah tempat kejadian perkara, meminta keterangan korban dan para saksi, serta mengamankan barang bukti yang ditemukan di sekitar lokasi. Saat ini penyelidikan masih terus dilakukan untuk mengidentifikasi dan mengungkap pelaku utama penganiayaan,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, agar tidak mudah terpancing provokasi yang dapat berujung pada tindak pidana.
“Kami mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak agar tidak terlibat dalam aksi kekerasan. Percayakan penanganan perkara ini kepada kepolisian dan jangan melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi,” tambahnya.
Hingga saat ini, penyidik masih memeriksa sejumlah saksi dan mendalami keterlibatan para terduga yang telah diamankan. Polisi juga mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar segera melaporkannya guna membantu proses pengungkapan kasus.
Humas Polres Polman












